Suweg termasuk
jenis umbi-umbian yang kini semakin langka. karena tak banyak petani yang
membudidayakan tanaman Suweg ini.
Satu pohon biasanya menghasilkan satu buah
Suweg yang berbobot sekitar 4 kilo gram.
Cara budidaya Suweg sebenarnya sangat mudah. Suweg termasuk tanaman yang
tidak begitu butuh sinar matahari dan air. Ia mampu hidup di bawah rerimbunan
tanaman lain yang lebih tinggi dan besar.
Berikut ini beberapa
manfaat umbi suweg bagi kesehatan.
1. Bisa mengontrol kadar gula
dalam darah. Oleh karena itu bagi para pederita diabetes
sangat disarankan untuk mengkonsumsi Suweg ini.
2. Cocok untuk program diet. Kandungan karbohidrat dalam Suweg membuat
yang mengkonsumsinya kenyang lebih lama, sehingga cenderung tidak mengkonsumsi
makanan lain.
3. Menurunkan kadar kolesterol
dalam darah. Kandungan serat glukomanan dalam Suweg dipercaya dapat menjaga
kolesterol dalam darah tetap normal.
4. Melancarkan pencernaan. Mengkonsumsi Suweg secara rutin mampu
meningkatkan pergerakan pencernaan orang dewasa maupun anak-anak hingga 30
persen.
5. Sebagai terapi topikal untuk jerawat.
Bagi Anda yang memiliki masalah jerawat,
Suweg bisa menjadi solusi. Kandungan serat glukomanan pada Suweg bermanfaat sebagai
terapi topikal untuk jerawat dan meningkatkan kesehatan kulit secara
keseluruhan.
Padi dalam sejarahnya berasal dari
India atau Indocina serta masuk ke Indonesia dibawa oleh nenek moyang yang
migrasi dari daratan Asia sekitar 1500 SM.
Padi adalah tanaman budidaya
terpenting dalam peradaban manusia untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, dengan
alasan demikian maka pada realitanya padi menempati urutan ketiga dari semua
serealia, setelah jagung dan gandum.
Oleh karena itu padi biasa disebut
juga makanan energi. Nilai gizi yang diperlukan oleh setiap orang dewasa ialah
1.821 kalori. Apabila kebutuhan tersebut bisa disetarakan dengan beras, maka
setiap hari diperlukan beras sebanyak yaitu 0,88 kg.
Berikut ini klasifikasi ilmiah tanaman
padi :
Kingdom
: Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divisi :
Spermatophyta
Divisi
: Magnoliophyta
Kelas
: Liliopsida
Sub Kelas :
Commelinidae
Ordo
: Poales
Famili
: Poaceae
Genus
: Oryza
Spesies
: Oryza sativa L
Ciri
Padi
Karakteristik pada tanaman padi,
antara lain adalah sebagai berikut;
Berakar serabut
Batang sangat pendek
Struktur menyerupai batang terbentuk dari
rangkaian pelepah daun yang saling menopang
Tanaman melinjo banyak ditanam di pekarangan
sebagai tempat peneduh atau pembatas pekarangan, terutama dimanfaatkan buah
serta daunnya.
Tanaman melinjo merupakan tumbuhan
berbiji terbuka, berbentuk pohon dan berumah dua, terdapat individu jantan dan
betina. Biji melinjo tidak dibungkus oleh daging tetapi dibungkus oleh kulit
luar. Melinjo dapat tumbuh hingga 100 tahun lebih dan ketika tiap panen
raya mampu menghasilkan melinjo seberat 80-100 Kg, jika tidak dipangkas
tingginya bisa mencapai 25 m dari permukaan tanah.
Berikut ini klasifikasi ilmiah tanaman
melinjo :
Kingdom : Plantae
Sub Kingdom : Viridiplantae
Infra Kingdom : Streptophyta
Super Divisi : Embryophyta
Divisi : Tracheophyta
Sub Divisi : Spermatophytina
Kelas : Gnetopsida
Sub Kelas : Gnetidae
Ordo : Ephedrales
Family : Gnetaceae
Genus : Gnetum L.
Spesies : Gnetum gnemon L
Adapun untuk karakteristik yang
menjadi ciri khas tanaman melinjo ini, antara lain adalah sebagai berikut;
1. Akar
Tanaman melinjo memiki akar tunggang
yang mampu merayap dipermukaan tanah berwarna coklat hingga keabu-abuan gelap.
Akar tanaman melinjo mampu menembus tanah sampai kedalaman 3 sampai 5 meter
bahkan juga lebih.
Akar tanaman melinjo berfungsi sebagai
alat untuk menyokong tegaknya tubuh tumbuhan dan menyerap air serta unsur hara
didalam tanah.
2. Batang
Melinjo memiliki batang yang berbentuk
bulat memanjang dengan diameter 10 sampai 20 cm juga bisa lebih. Batang melinjo
dapat tumbuh tegak mencapai 15 sampai 20 m dengan permukaan batang yang rata.
Batang ini juga memiliki cabang monopodial yang terlihat cukup jelas, besar dan
panjang.
3. Daun
Daun pada tanaman melinjo yaitu
tunggal dengan bentuk oval dan terdiri dari beberapa helaian daun, bagian
tepinya rata, daunnya saling duduk berhadapan, serta bentuk tulang yang
menyirip. Pada bagian dalam daun memiliki serabut halus yang berwarna putih
4. Bunga
Pengertian bunga pada tanaman melinjo termasuk
bunga tidak sempurna, karena terpisah antar bunga jantan dengan bunga
betinanya. Pada bagian bunga jantan terdapat benang sari, dan pada bunga
betinanya terdapat karangan bulir, biasanya dalam proses penyerbukan tidak
secara langsung akan tetapi memerlukan bantuan angina, air, hewan dan juga
manusia.
5. Biji
Tanaman melinjo memiliki biji terbuka
dengan lapisan luar yang keras dan memiliki selaput pelindung dengan tandan
bunga yang berdaging. Biji tanaman melinjo berwarna hijau muda jika belum
matang dan berwarna merah pekat jika sudah matang atau tua.
Lihat juga video berikut ini :
Berikut ini beberapa manfaat melinjo
untuk kesehatan :
1.Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 2.Mencegah Penuaan Dini 3.Bahan Alami untuk Hipertensi 4.Memperkuat Daya Ingat 5.Menjadi Bahan Pengawet Alami 6.Meningkatkan stamina 7.Melancarkan urine 8.Mencegah anemia
Tanaman lidah buaya adalah tanaman yang memiliki segudang manfaat. Tanaman yang memiliki nama
latin (Aloe
vera) termasuk dalam golongan Liliaceae yang saat ini
terus berkembang untuk dimanfaatkan sehinga terus dibudidayakan.
Karena berbagai manfaat yang
terkandung dalam lidah buaya membuat tanaman ini dijuluki sebagai master healing plant atau
sering disebut juga dengan tanaman penyembuh utama.
Berikut ini klasifikasi tanaman lidah
buaya :
Kingdom : Plantae
Sub Kingdom : Tracheobionta
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliopsida
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Genus : Aloe
Spesiaes : Aloe vera L.
Lihat juga video berikut ini :
Adapun untuk karakteristik
pada tanaman lidah budaya ini, antara lain adalah sebagai berikut;
1. Batang
Untuk tanaman lidah buaya, batangnya
terdapat pada bagian paling bawah atau dekat dengan akar yang terdapat serat
berkayu, panjangnya sekitar 4 sampai 5 cm, jadi wajar saja jika banyak yang
belum bisa membedakan antara batang dengan daun pada tanaman lidah buaya.
2. Daun
Untuk daun tanaman lidah buaya cukup
mudah untuk dikenali, yaitu berbentuk lebar pada bagian ujung meruncing
ditumbuhi duri, selain pangkal daunnya pada bagian pucuk juga terdapat duri.
Daun ini hampir mirip dengan batang, namun bedanya pada bagian duri tidak
terdapat serat berkayu dan lebih panjang dibandingkan dengan batang.
3. Bunga
Pada tanaman lidah buaya bunga akan
muncul ketika sudah cukup tua, letaknya berada di bagian pucuk daun yang
panjang kurang lebih mencapai 1 meter. Biasanya pada tanaman lidah buaya akan
sulit ditemukan bunga jika dibudidayakan secara komersil, berbeda jika tanaman
lidah buaya berada di alam bebas karena jika dialam bebas lidah buaya akan
tumbuh lebih subur tidak ada yang dapat mengganggu proses pertumbuhan dan
perkembangannya.
4. Akar
Tanaman lidah buaya memiliki akar
serabut yang terbilang pendek dan menyebar. Akar ini memiliki fungsi sebagai
alat untuk menyerap air serta unsur hara yang ada didalam tanah kemudian
ditranslokasikan keseluruh tubuh tumbuhan. Selain itu, akar memiliki fungsi
sebagai penguat tubuh tumbuhan agar tidak mudah roboh ketika diterjang angina
atau makhluk pengganggu lainnya.
Berikut ini beberapa manfaat lidah
buaya bagi kesehatan manusia :
Tanaman kunyit termasuk salah satu tanaman
rempah dan obat asli dari kawasan Asia Tenggara. Selanjutnya tanaman ini
menyebar ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia, bahkan sampai ke Negara
Afrika.
Berikut ini Klasifikasi Ilmiah Tanaman Kunyit :
Kingdom
: Plantae
Sub
kingdom : Tracheobionta
Super
divisi : Spermatophyta
Divisi
: Magnoliopsida
Kelas
: Liliopsida
Sub
kelas : Zingiberidae
Ordo
: Zingiberales
Family
: Zingiberaceae
Genus
: Curcuma
Spesies
: Curcuma longa
Kunyit merupakan tanaman perennial yang memiliki
bentuk daun elips dan disetiap tanaman terdapat kira-kira 5-15 helai daun yang
panjangnya mencapai 85 cm dan lebar 25 cm. bagian pangkal ujung daunnya
berbentuk runcing dengan warna hijau tua, dan bagian tepi daunnya rata.
Lihat juga video berikut ini :
Batang tanaman kunyit memiliki warna hijau dengan
tinggi batang mencapai 70 – 100 cm mengarah lurus ke atas, dengan bentuk bulat
dan bentuk rimpangnya tersusun dari pelepah daun yang sedikit lunak. Bagian
kulit luar rimpang memiliki warna jingga kecoklatan, dan bagian daging buah
merah kekuningan.
Kunyit memiliki bau akar yang khas
rasanya pedas dan pahit, jika akar tanaman kunyit ini dilarutkan kedalam air
maka akan memberikan tambahan zat curcuminoid berwarna kuning.
Akar tanaman kunyit berfungsi
sebagai rempah dan penyedap serta pewarna alami makanan, juga berkhasiat untuk
melancarkan peredaran darah serta anti bakteri sebagai bahan untuk melancarkan
pengeluaran empedu.
Berikut ini beberapa manfaat tanaman kunyit
untuk kesehatan :
Kenikir merupakan jenis
tumbuhan yang hidup di daerah tropis. Tanaman kenikir ini berasal dari Amerika
Latin dan Amerika Tengah akan tetapi kenikir lebih mudah ditemukan di Florida,
Amerika Serikat dan di Indonesia atau negara-negara di Asia Tenggara lainnya.
Kenikir biasanya bisa
ditanam di sekitar rumah dan dijadikan sebagai salah satu sayuran, dimakan
mentah-mentah sebagai lalap maupun direbus. Orang-orang Jawa biasanya
menggunakan kenikir ini untuk pelengkap makanan pecel.
Karakteristik morfologi tanaman
kenikir tersebut dijelaskan sebagai berikut:
1. Akar
Akar pada tanaman kenikir yaitu
jenis akar tunggang dan berwarna putih.
2. Batang
Batang tanaman kenikir adalah jenis batang berkayu dan berbentuk segi empat. Batang
biasanya tumbuh tegak, beralur membujur, dan memiliki cabang yang banyak.
3. Daun
Morfologi daun pada tanaman ini
letaknya yaitu berpasangan, bersilang, dan berhadapan. Selain itu daun
mempunyai sifat yang menyirip, ujungnya runcing, dan dibagian tepi rata.
4. Bunga
Bunga tanaman kenikir adalah jenis
bunga majemuk yang berbentuk bongkol dan letaknya di ujung batang. Bunga
memiliki tangkai dengan ukuran sekitar 25 cm.
5. Biji
Bagian biji kenikir berbentuk jarum, terbungkus kulit biji yang
keras berwarna coklat, ujung berambut. Biji juga merupakan alat perkembangbiakan
generatif. Biji berukuran kecil dengan panjang 1 cm.
Lihat juga video di bawah ini :
Beberapa manfaat daun kenikir untuk
kesehatan antara lain menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah osteoporosis, mencegah
pertumbuhan sel kanker dan mencegah penyakit jantung.
Tanaman Kencur dapat tumbuh dengan baik pada saat musim penghujan, tanaman ini dapat ditanam pada media pot, polibag atau sejenisnya dan juga bisa dibudidayakan secara komersial.
Kencur dapat dijadikan bahan rempah penyedap makanan serta jamu untuk kesehatan tubuh seperti melegakan tenggorokan, menambah nafsu makan, dan berbagai khasiat lainnya. Didalam tanaman kencur terdapat senyawa tonikum yang berguna sebagai bahan penambah nafsu makan pada anak-anak.
Berikut ini klasifikasi ilmiah tanaman kencur :
Kingdom : Plantae
Sub kingdom : Viridiplantae
Infra Kingdom : Streptophyta
Super divisi : Embryophyta
Kelas : Magnoliopsida
Super ordo : Lilianae
Ordo : Zingiberales
Family : Zingiberaceae
Genus : Kaempferia L
Spesies : Kaempferia galanga L
Ciri khas dalam marfologi tanaman kencur ini, antara lain adalah sebagai berikut;
1. Batang
Tanaman kencur tidak memliki batang, akan tetapi memiliki banyak rhizoma yang bercabang dengan warna hitam ke abu-abuan yang dapat tumbuh sekitar 30 sampai 70 cm, serta hidup secara perennial. Pada akar tanaman kencur berbentuk umbi berwarna putih kekuningan yang membulat atau memanjang namun memiliki bau yang aromatis serta khas.
2. Daun
Kencur memiliki daun rimpang yang tenggelam didalam tanah serta berada di atas permukaan tanah dengan warna hijau. Rimpang pada tanaman kencur tumbuh secara bergerombol, jumlah daunnya sekitar 2 sampai 3 helai.
3. Bunga
Bunga pada tanaman kencur berbentuk majemuk dengan susunan setengah duduk pada kuntum berjumlah 4 sampai 12 buah, sedangkan pada bagian bibir bunga terdapat lembayung dengan warna putih yang lebih dominan.
4. Buah dan Biji
Tanaman kencur memiliki rhizome yang berada didalam tanah, pada bagian rimpang tumbuh secara berkelompok dan bercabang yang terdapat pada bagian induk tengah. Kulit ari tanaman kencur berwarna coklat akan tetapi pada bagian dalam berwarna putih. Aroma yang dimiliki tanaman kencur sangat khas dan pada bagian rimpang berwarna kuning ketika masih muda serta kandungan airnya lebih banyak dibandingkan dengan rimpang yang sudah tua.
5. Akar
Akar pada tanaman kencur tumbuh secara bergerombol dan memiliki cabang dengan serabut berwarna putih. Akar kencur tumbuh berdampingan dengan rhizome atau rimpang berwarna coklat keputih-putihan, akar tanaman kencur sendiri memiliki warna coklat yang agak keras dibandingkan dengan rhizome atau rimpangnya.
Berikut ini beberapa manfaat kencur untuk kesehatan :
Kelor merupakan salah satu jenis tanaman multiguna. Kelor dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai di ketinggian 1.000 m dpl.
Kelor memiliki batang berkayu, tegak, berwarna putih kotor, kulit tipis, permukaan kasar. Tinggi tanaman dapat mencapai 10 m dengan percabangan simpodial, arah cabang tegak atau miring.
Daun majemuk, bertangkai panjang, tersusun berseling. Buah berbentuk panjang bersegi tiga, panjang 20-60 cm; buah muda berwarna hijau, setelah tua menjadi cokelat, bentuk biji bulat berwarna cokelat kehitaman.
Tanaman kelor berbuah setelah berumur 12-16 bulan.
Kelor sangat mudah ditanam baik dengan menggunakan setek maupun biji. Perbanyakan dengan setek cenderung memberikan produksi yang lebih banyak karena tanaman cenderung menghasilkan banyak cabang yang rimbun. Perbanyakan dengan biji menyebabkan tanaman cenderung tumbuh keatas dengan batang utama dan percabangan yang sedikit.
Berikut ini beberapa khasiat kelor :
Daun kelor adalah sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh, kaya akan antioksidan, dan mampu membantu menurunkan kadar gula darah.
Daun kelor mengandung isotiosianat, yang merupakan zat antiperadangan. Sehingga, tumbuhan ini dipercaya dapat membantu meredakan peradangan yang terjadi di tubuh. Juga Dapat membantu menurunkan kolesterol, Dapat melindungi tubuh dari racun arsenik,serta Membantu mengatasi kanker.
Kandungan antioksidan serta zat-zat kimia yang ada dalam daun kelor, dipercaya dapat meredakan stres dan peradangan di otak. Hal ini membuatnya baik untuk meningkatkan daya ingat.
Ekstrak daun kelor, disebut berpotensi mengatasi dislipidemia, salah satu jenis penyakit jantung akibat naiknya kadar kolesterol serta trigliserida di tubuh.
Kandungan zat besi yang cukup tinggi di dalam daun kelor membuatnya dipercaya dapat membantu mencegah anemia.
Tanaman kelapa diperkirakan berasal dari daerah pesisir Samudera Hindia yang berada disisi Asia, dan kini telah menyebar luas keseluruh pantai tropis yang ada diseluruh dunia.
Tanaman kelapa dapat dikatakan sebagai tanaman serbaguna karena hampir seluruh bagian dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia mulai dari buah sampai pohon kelapa yang dapat dijadikan sebagai bahan makanan atau minuman, alat-alat rumah tangga, bahan industri, bahan bangunan dan lain sebagainya.
Seperti contoh pada bagian tempurung kelapa dapat dimanfaatkan sebagai arang tempurung kelapa, buahnya sebagai bahan dasar santan, minyak kelapa dan campuran berbagai olahan makanan lainnya, dan pada bagian daun dapat dijadikan bahan dasar untuk pembuatan sapu lidi.
Klasifikasi Tanaman Kelapa
Berikut ini klasifikasi ilmiah tanaman kelapa :
Kingdom: Plantae
Sub kingdom: Tracheobionta
Sub divisi : Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Sub kelas: Arecidae
Ordo: Arecales
Famili : Arecaceae
Genus: Cocos
Spesies : Cocos nucifera L.
Ciri Morfologi Tanaman Kelapa
Ciri morfologi yang melekat pada tanaman kelapa ini, antara lain sebagai berikut;
1. Akar
Kelapa memiliki sistem perakaran serabut yang cukup tebal dan berkayu serta bentuknya yang berkerumun membentuk seperti bonggol. Akar kelapa sangat kuat sehingga dapat menopang tegaknya tumbuhan yang cukup tinggi dari terjangan angin. Akar kelapa ada yang berada diatas permukaan tanah ada juga yang berada didasar permukaan tanah.
2. Bunga
Bunga pada tanaman kelapa termasuk bunga majemuk yang tumbuh pada ketiak daun dengan membentuk tandan. Pada bagian manggarnya terdapat tempurung yang melindungi bunga dengan bentuk memanjang. Warna bunga dari tanaman kelapa yaitu putih agak kekuningan dengan tekstur agak keras, panjangnya dapat mencapai 30 cm sampai 1,5 m.
3. Buah
Buah tanaman kelapa memiliki ukuran yang cukup besar berbentuk bulat ada juga yang lonjong tergantung dengan jenis varietas yang ditanam, diameternya kira-kira 10 sampai 20 cm. Buah kelapa berwarna hijau, kuning, dan ada yang berwarna orange, apabila sudah tua warnanya dapat berubah menjadi merah kecoklatan.
4. Batang
Batang tanaman kelapa berbentuk kayu dengan memiliki rongga seperti serabut. Batang kelapa dapat mencapai ketinggian 20 meter dengan tegak berdiri namun tidak memiliki cabang. Kulit batang kelapa terasa kasar jika dipegang, umumnya masyarakat akan membuat lubang yang berfungsi untuk tempat pijakan ketika memanjat atau secara alamiah pada batang kelapa akan terbentuk dengan sendirinya.
Berikut ini beberapa manfaat buah kelapa untuk kesehatan :